Senin, 11 Maret 2013

Sepeda motor Pembangkit listrik

Buat Generator Dari Sepeda Motor

Lampu tidak menyala saat sepeda motor mati
Lampu menyala saat sepeda motor dihidupkan
Selamat pagi teman. Semoga saat ini anda tengah berbahagia. Saat ini sudah mulai memasuki musim kemarau , biasanya pada musim seperti ini di beberapa daerah sering mengalami pemadaman listrik bergilir hal ini diantaranya disebabkan berkurangnya pasokan listrik PLN akibat berkurangnya debit air di bendungan. Biasanya yang sering mengalami gangguan adalah daerah yang pasokan listriknya tidak terkoneksi kejaringan nasional ( inter koneksi Jawa Bali ).
Disini saya menulis tentang pengalaman saya dalam mengatasi padamnya aliran listrik dengan generator listrik yang diambil dari sepeda motor Honda Vario. Saya mempunyai pemikiran demikian karena dari pengalaman sebelumnya dalam mengatasi padamnya aliran listrik sering kali tidak dapat terpenuhi secara sempurna. Saya pernah menggunakan inverter 12 VDC ke 220 VAC, namun tidak effisien, Accu sering terlambat diisi ulang sehingga pada waktu diperlukan kapasitas accu tidak penuh, hasilnya baru beberapa menit saja digunakan battere sudah habis, sedang bila diisi terus menerus air accu cepat habis yang mengakibatkan mutu accu menjadi berkurang. Generator listrik dengan motor bensinpun pernah saya pinjam dari saudara, tetapi jika motor bensin tidak pernah digunakan dalam waktu lama biasanya motor penggeraknya akan sulit dihidupkan. Berabe juga kan. Akhirnya saya putuskan untuk menggunakan sepeda motor yang saya fungsikan menjadi  generator listrik untuk memback up pasokan listrik dirumah jika terjadi pemadaman listrik PLN.  Menggunakan sepeda motor untuk pembangkit listrik menurut saya sangat bagus, karena motor selalu digunakan setiap hari sehingga akan mudah bila dihidupkan. Jadi kapanpun pemadaman listrik terjadi pembangkit listrik sepeda motor selalu siap digunakan.
Bagaimana memfungsikannya?
Dalam sebuah sepeda motor apapun merek dan tipenya sudah dipastikan terdapat alat yang dapat membangkitkan tenaga listrik untuk keperluan pada sepeda motor itu sendiri. Listrik dihasilkan dari kumparan / koil yang berhadapan dengan magnet yang berputar pada mesin. Ada tiga jenis kumparan / koil magnet yang umum dipakai pada sepeda motor yaitu:
1.       Koil pengapian. Koil ini berfungsi untuk memberikan listrik pada sistim pembakaran / penyalaan busi.
2.       Koil pengisi battere / accu. Koil ini bertugas hanya untuk mengisi battere / accu.
3.       Koil penerangan. Koil ini fungsinya memberikan arus listrik pada lampu depan dan lampu belakang sepeda motor anda.
Nah kalau yang dijadikan pembangkit listrik 220 VAC yang mana?
Melihat dari berbagai fungsi koil di atas yang mempunyai arus paling besar adalah koil untuk penerangan lampu depan, karena saya melihat penerangan lampu besar Honda Vario adalah sekitar 2 x 25 Watt 12Volt bahkan mampu dipasang lampu 2 X 35 W 12 Volt, belum lagi ditambah lampu belakang sehingga rasanya cukuplah daya sekitar 70 W untuk memback up sistim penerangan rumah.. Untuk sepeda motor lainnya yang menggunakan lampu depan tunggal mungkin saja dayanya tidak sama dengan sepeda motor Vario jadi silahkan dicoba saja.
Cara mengaplikasikannya :
Bukalah penutup stang kemudi sepeda motor anda ( yang di contohkan memakai Honda Vario ), setelah terbuka carilah kabel yang berhubungan dengan sistim kelistrikan lampu depan sepeda motor anda, Untuk warna kabel cari sendiri ya saya sudah lupa karena sudah terlalu lama tapi kalau tidak salah kabel warna kuning, untuk membuka lagi agak malas. Sebaiknya mengambil listriknya pada saluran sebelum tombol on/off sehingga lampu depan bisa dimatikan pada waktu sepeda motor difungsikan sebagai mesin pembangkit listrik.   Kan listrik dari motor besarnya tegangan adalah 12 volt, sedangkan tegangan listrik rumah sebesar 220 volt, untuk itu diperlukan sebuah alat yang dapat menaikan tegangan 12 Volt menjadi 220 Volt.    Alat tersebut adalah transformator / trafo ( step up – step down transformer ). Jadi trafo ini adalah untuk menaikan atau menurunkan tegangan sesuai dengan keinginan kita.
Sediakan sebuah Trafo minimal 5 Amper atau lebih ( Trafo ini biasa digunakan untuk keperluan membuat Amplifier ) yang banyak dijual di toko alat alat elektronika. Pada trafo terdapat tap untuk 0V( CT ), 9V, 12V, 25V dan seterusnya lalu ada juga tap 0, 110V, 220V. Hubungkanlah kabel dari sepeda motor ( 12 volt ) tersebut ke tap 12V trafo sedangkan 0 (CT) pada trafo anda sambungkan ke body sepeda motor, Untuk 0 – 220V hubungkanlah ke lampu listrik 220V.
      Sudah begitu saja kok. Setelah semuanya OK silahkan dicoba hidupkan sepeda motor anda niscaya lampu 220V nya akan menyala. Aturlah  putaran mesin hingga dihasilkan nyala lampu yang stabil / tidak berkedip dengan mengatur kekuatan gas pada karburator.
Saya menggunakan generator listrik pake sepeda motor sejak Agustus 2011 hingga saat ini, mesin tersebut dapat menyalakan 6 buah lampu neon 10 watt dan sebuah lampu neon 20 watt kesemuanya menggunakan balast elektronika. Untuk konsumsi bensin +/- 1 liter pada pemakaian sekitar 6 jam. Kan lumayan anak anak bisa belajar malam dengan sinar yang terang. Supaya kerja pembangkit listrk ringan, gunakanlah lampu elektronik energy saver (lampu neon putar hemat energy dengan ballast elektronik yang banyak dijual di pasaran)..
Demikianlah pengalaman saya dalam mengatasi terjadinya pemadaman listrik bergilir. Semoga di ditempat anda tidak pernah terjadi pamadaman aliran listrik PLN.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar